Jasa Renovasi Rumah

Jasa Renovasi Rumah – Aliran-aliran arsitektur berkembang di beberapa Negara barat. Pada saat itu juga bersamaan dengan terjadinya perang dunia satu dan ikut mempengaruhi perkembangan arsitektur modern. Akibatnya banyak aliran-aliran arsitektur modern yang memiliki unsur yang berbau politis.

Selain itu gagasan-gagasan para tokoh arsitek serta karyanya memberikan peranan penting kepada berkembangnya suatu aliran arsitektur. Gagasan-gagasan tersebut di tuangkan secara nyata ke dalam bidang arsitektur. Yang kemudian berkembang hingga ke Negara-negara lain.

Setiap aliran mempunyai ciri khas dan konsep masing-masing. konsep-konsep yang terkandung dalam aliran ini kemudian di kembangkan oleh para arsitek-arsitek yang saat itu sedang mencari suatu bentuk kharakter yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Beberapa bangunan hasil dari pada pemikiran tersebut menjadi pelopor ataupun perhatian dalam dunia arsitektur.

Sebagian masyarakat menanggapi baik akan aliran tersebut. Namun sebagian masyarakat ada juga yang melakukan penolakan terhadap aliran tersebut. Oleh karena itu kaidah-kaidah yang baik dan bersikap positif dalam aliran arsitektur dapat menjadi suatu pembelajaran yang baik di masa yang akan datang, sehingga pemikiran-pemikiran tentang suatu gagasan arsitektur menjadi dapat diterima oleh semua pihak.


Aliran aliran Arsitektur Modern (1900-1940)


  • Cubisme

Cubisme adalah aliran arsitektur yang berkembang pada tahun 1907 sampai dengan tahun1920an. Aliran ini merupakan gerakan revolusioner yang awal perkembangannya berasal dari Negara Prancis. Kata cubism sendiri berasal dari kata cubic yang artinya bentuk ruang di batasi oleh enam bidang masing-masing berupa bujur sangkar.  Cubisme muncul pada masa revolusi industry yang ditandai dengan suatu kejadian yang bersejarah, yaitu penggunaan mesin pomotongan hewan pertama kali yang bertempat di chichago.

Aliran cubisme sangat dekat kaitannya dengan seni lukis. Karena aliran seni lukis pada saat itu mengalami gerakan revolusioner., berdampak pada semua bidang. Termasuk di dalam bidang arsitektur. Dikatakan bahwa arsitektur bukan lagi seperti selubung.

Oleh karena itu terjadi perubahan elemen-elemen utama yang di terapkan pada aliran cubism. Perubahan tersebut adalah. Pada Aliran tradisional-klasik penggunaan material bahan menjadi aspek utama dalam pembentukan struktur, yang kemudian di susul dengan ruang, dan pencahayaan. Sedangkan pada aliran Cubisme, ruang adalah sebagai aspek utama yang bersifat dominan, yang kemudian di susul dengan pencahyaan dan bahan material


  • Futurisme

Futurisme muncul di Italia. Aliran ini lahir pada tanggal 20 february 1909. Berawal dari penulisan sebuah puisi berjudul ‘Manifeste du Futurisme’. Aliran ini mengajak untuk meninggalkan seni arsitektur di masa lampau. Perkembangannya di tanggapi oleh berbagai macam respon.

Namun hal tersebut lama-lama mulai dapat di terima oleh sebagian masyarakat. Sehingga Italia akhirnya ikut dalam aliran yang di sebut dengan futurisme. Futurisme sendiri di ambil dari bahasa inggris yaitu ‘future’ yang berarti masa depan. Sehingga dapat dikatakan bahwa futurism adalah konsep yang memandang sebuah arsitektur di masa depan.

Konsep futurisme sendiri pada dasarnya adalah meninggalkan masa lampau dengan ide-ide spektakuler di masa yang akan datang. Kekakuan akan bentuk-bentuk lama yang bersifat jenuh menyebabkan pemikiran-pemikiran akan adanya pembaharuan. Futurisme menjadi suatu gagasan umum di kalangan masyarakat intelektual.

Pemanfaatan teknologi serta ilmu pengetahuan menjadi terlihat peranannya. Dimana pandangan masa depan pada sebuah arsitektur yang dilihat dari konsep, fungsi ataupun bentuk. Kemudian di susul dengan gagasan membentuk sebuah kota baru yang bertingkat-tingkat, dimana tidak hanya di atas melainkan juga di bawah tanah. Seperti kereta bawah tanah, jalur pesawat terbang, juga tangga berjalan.

Pada dasarnya rancangan impian menjadi kekuatan yang terdapat dalam aliran ini. Dimana di dalamnya mengutamakan pada pergerakan, menciptakan suatu irama dengan inspirasi kecepatan, dinamika kehidupan, kemampuan sumber daya manusia dan teknologi modern.


  • Rationalisme

Rationalisme Lahir di Italia, setelah adanya kritikan kepada aliran futurisme. muncul akibat dari masih adanya bentuk-bentuk masa lampau yang tidak bisa di abaikan.. Tetapi bentuk penyerdahanaan mengacu pada nilai fungsi. Perkembangan aliran ini ke seluruh dunia, membuat aliran ini di sebut dengan gaya internasional “International Style’. Aliran ini mengarah pada bentuk arsitektur baru yang merupaka sintesis rasional antara nilai-nilai klasik di italia.

Rational sendiri di artikan adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Dari pandangan tersebut maka tercipalah aliran ratiinalisme yang mengganggap bahwa arsitektur haruslah berdasarkan pada fakta dan analisis, serta logika yang benar


  • De Stijl dan Neo Plasticisme

De Stijl lahir di Belanda, yang di pelopori oleh sekelompok orang dalam melakukan gerakan modernisasi. Nama ini di ambil dari sebuah majalah milik Theo Van Doesburg. Dan nama majalah tersebut adalah De Stijl. De Stijl menjadi pelopor dari Neo Plasticisme. 

Neo Plasticisme sendiri memiliki arti ‘ seni rupa gaya baru’. Neo Plasticisme dikembangkan oleh seseorang yang bernama Piet Mondrian, yang kemudian mengarah pada gaya ‘cubisme’ dalam bentuk abstrak total. Warna dasar yang menjadi ciri utama dari Mondrian adalah warna merah, kuning, dan biru. Sehingga dalam suatu karya baik itu merupakan karya arsitektur maupun karya lainnya akan memiliki ciri khas warna Mondrian dalam penggunaan warnanya.


  • Bauhauss

Sekolah Bauhaus didirikan oleh Walter Gropius di Weimar pada tahun 1919 sebagai penggabungan dari Grand Ducal Sekolah Seni dan Kerajinan dan Weimar Academy of Fine Art. Akarnya terletak pada seni dan sekolah kerajinan didirikan oleh Grand Duke dari Saxe-Weimar-Eisenach pada tahun 1906 dan disutradarai oleh Belgia Art Nouveau arsitek Henry van de Velde .

Bauhauss sendiri memiliki makna yang berarti rumah konstruksi. Bauhauss sendiri merupakan penyatuan antara ilmu seni rupa dan terapan. Penyatuan teknologi, seni lukis, seni patung dan arsitek akan menghilangkan jarak antara mereka yang disebut dengan seniman dan mereka yang di sebut dengan pengrajin. Inspirasi Bauhauss di dapatkan dari  gagasan seorang William Morris dan Van De Velde. Yang kemudian mempunyai aliran sendiri dalam keleluasaan dan kelengkapan serta integrasi dari seni, kerajinan dan keterampilan

Dalam perjalanannya aliran Bauhauss ini menjadi pusat kritalisasi budaya di Jerman. Dimana dalam pengajarannya di berikan kebebasan dalam berekspresi lebih dalam kepada rasa seni terdalam dan tidak larut dalam adat dan kebiasaan. Sehingga memunculkan suatu kreatifitas yang mendalam pada sebuah arsitektur.


Butuh Jasa Arsitek ? Hubungi Tubaguskencanaarsitek.co.id

Lihat Portofolio Klik Disini

Jasa Arsitek Berkualitas, Desain Eksterior-Interior. Mewah, Sederhana, Cepat, Murah, Detail & Rapi, Free Konsultasi, Lihat Portofolio 100% Puas Menggunakan Jasa Kami

Open chat
Chat Konsultasi Gratis
Powered by