Cara Menghitung Kebutuhan Keramik 60x60

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik 60×60

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik 60×60 – Keramik adalah salah satu material yang paling umum digunakan dalam pembangunan atau renovasi rumah. Salah satu ukuran yang populer adalah keramik dengan dimensi 60×60 cm. Menghitung kebutuhan keramik ini dengan benar sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membeli jumlah yang tepat dan menghindari pemborosan atau kekurangan bahan. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara menghitung kebutuhan keramik 60×60 untuk proyek renovasi atau bangunan baru.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik 60x60
Cara Menghitung Kebutuhan Keramik 60×60

Mengukur Luas Area

Langkah pertama dalam menghitung kebutuhan keramik adalah mengukur luas area yang akan ditutupi dengan keramik. Ini bisa menjadi lantai, dinding, atau bahkan area tertentu seperti backsplash dapur. Gunakan penggaris atau pita pengukur untuk mengukur panjang dan lebar area dalam satuan meter. Setelah Anda mengetahui luas total area, Anda dapat melanjutkan dengan menghitung kebutuhan keramik seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Menentukan Jumlah Keramik per Meter Persegi

Keramik sering dijual dalam kotak yang berisi sejumlah tile. Untuk menghitung jumlah keramik yang dibutuhkan, Anda perlu mengetahui berapa jumlah keramik per meter persegi. Untuk keramik 60×60 cm, ini berarti 1.1111 keramik per meter persegi. Namun, dalam prakteknya, Anda perlu memperhitungkan beberapa kehilangan selama instalasi, sehingga Anda harus memperkirakan lebih banyak keramik. Namun, biasanya Anda tidak dapat memasang sebagian dari keramik, jadi Anda perlu membulatkannya ke angka bulat terdekat. Dalam hal ini, Anda akan membutuhkan sekitar 3 keramik per meter persegi. Jadi, untuk menentukan jumlah keramik yang diperlukan untuk area yang akan dikeramik, Anda dapat menggunakan luas total area dan jumlah keramik per meter persegi yang telah dihitung untuk menghitung jumlah total keramik yang diperlukan.

Memperhitungkan Kehilangan dan Pemborosan

Ketika Anda menginstal keramik, ada kemungkinan akan ada potongan-potongan yang harus dipotong atau dibuang. Selain itu, Anda mungkin ingin memiliki beberapa tile tambahan sebagai cadangan untuk penggantian di masa mendatang. Sebagai aturan praktis, tambahkan sekitar 10% hingga 15% ke jumlah keramik yang dihitung untuk mengakomodasi kehilangan dan pemborosan. Jadi, Anda harus mempertimbangkan faktor kehilangan dan pemborosan ini saat menghitung kebutuhan keramik Anda, untuk memastikan Anda memiliki cukup material untuk menyelesaikan proyek pemasangan dengan baik.

Menghitung Kebutuhan Keramik

Setelah Anda memiliki luas area dan jumlah keramik per meter persegi, langkah selanjutnya adalah menghitung kebutuhan keramik secara keseluruhan. Berikut rumus sederhana yang dapat Anda gunakan:

Jumlah Keramik = Luas Area × Jumlah Keramik per Meter Persegi × Pembesaran

Misalnya, jika luas lantai yang akan ditutupi adalah 20 meter persegi dan Anda menggunakan pembesaran sebesar 15%, maka perhitungan akan menjadi:

Jumlah Keramik = 20m2 × 1.1111keramik/m2 × 1.15 = 25.333keramik

Jadi, untuk menghitung kebutuhan keramik dengan tepat, Anda perlu mengukur luas area dengan akurat, memilih ukuran keramik yang sesuai, dan memperhitungkan kehilangan serta pemborosan yang mungkin terjadi selama proses pemasangan.

Pembulatan Hasil

Setelah Anda mendapatkan jumlah keramik dalam pecahan, Anda perlu membulatkannya ke angka yang utuh karena Anda tidak dapat membeli pecahan keramik. Misalnya, jika hasil perhitungan adalah 25.333, Anda harus membeli 26 keramik. Jika hasil perhitungan Anda adalah desimal, Anda bisa membulatkannya ke angka bulat terdekat. Dan jika desimalnya 0.5 atau lebih besar, maka bulatkan ke atas. Jika desimalnya kurang dari 0.5, maka bulatkan ke bawah. Dengan membulatkan hasil, Anda akan mendapatkan angka yang lebih praktis dan dapat di aplikasikan dalam proses pembelian dan pemasangan keramik.

Memperhitungkan Pola Pemasangan

Terakhir, Anda perlu mempertimbangkan pola pemasangan yang akan Anda gunakan. Pola-pola seperti pola persegi, pola segitiga, atau pola terarah akan mempengaruhi jumlah keramik yang di butuhkan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan tukang keramik Anda tentang pola yang akan di gunakan sehingga Anda dapat menghitung kebutuhan keramik dengan akurat. Terapkan pola pemasangan ke luas area dan hitung kebutuhan tambahan yang mungkin di perlukan. Beberapa pola, seperti pola jalinan atau pola bata, mungkin memerlukan lebih banyak potongan yang harus di potong atau di sesuaikan, sehingga Anda mungkin perlu menambahkan beberapa keramik tambahan untuk mengakomodasi ini. Dengan memperhitungkan pola pemasangan, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki cukup keramik untuk menyelesaikan proyek dengan pola yang di inginkan tanpa kekurangan bahan.

Maka dapat di simpulkan dari penjelasan di atas bahwa menghitung kebutuhan keramik untuk proyek renovasi atau bangunan baru bisa menjadi proses yang rumit, tetapi dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda dapat melakukan perhitungan dengan akurat. Pastikan untuk memperhitungkan luas area, jumlah keramik per meter persegi, kehilangan dan pemborosan, serta pola pemasangan yang akan di gunakan. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki jumlah keramik yang cukup untuk menyelesaikan proyek Anda dengan sukses. Namun sekarang tak perlu bingung untuk mencari jasa untuk merancang rumah mu. Tubagus Kencana Arsitek adalah pilihan yang tepat untuk kamu mendirikan sebuah rumah hunian. Karena desain yang terbaru dan juga  indah di rancang di sini, yang akan membuat kamu puas dengan hasilnya.


Segera Hubungi Kami di

Contact Person :

Whatsapp : 0852-8961-4804

Website : tubaguskencanaarsitek.co.id

Facebook : Tubagus Kencana Arsitek

Instagram : tubaguskencanaarsitek

Youtube : Tubagus Kencana Arsitek

Baca juga: