Jasa Arsitek Rumah Gratis

Pengertian

Penghargaan Arsitektur Pritzker dianugerahi setiap tahun “untuk menghormati seorang arsitek atau pun para arsitek yang masih hidup yang membangun karya yang menunjukkan kombinasi dari kualitas talenta, visi, dan juga komitmen, yang sudah memproduksi kontribusi konsisten dan signifikan untuk kemanusiaan dan membangun lingkungan melalui seni dan arsitektur.”Didirikan 1979 oleh Jay A. Pritzker dan istrinya Cindy, penghargaan tersebut didanai oleh keluarga Pritzker dan juga disponsori oleh Yayasan Hyatt. Penghargaan tersebut dianggap menjadi salah satu penghargaan arsitektur utama di dunia, dan sering disebut sebagai Penghargaan Nobel dari bidang arsitektur.

penghargaan

Penghargaan tersebut dikatakan dianugerahi “tanpa memandang kebangsaan, ras, golongan, atau ideologi.” Para penerimanya meraih US$100,000, sebuah sertifikat sitasi, dan sejak 1987, sebuah medali perunggu. Rancangan pada medali tersebut terinspirasi dari karya arsitek Louis Sullivan, sementara inskripsi berbahasa Latin-nya di balik medali tersebut—firmitas, utilitas, venustas (Indonesia: kekuatan, fungsi, dan keindahan)—berasal dari arsitek Romawi kuno Vitruvius. Sebelum tahun 1987, sebuah pahatan Henry Moore edisi terbatas menyertai penghargaan uangnya.

Direktur Eksekutif penghargaan tersebut, Martha Thorne,[9] penominasian berasal dari serangkaian orang, yang meliputi Penerima masa lampau, akademisi, kritikus dan lain-lain “dengan keahlian dan peminatan dalam bidang arsitektur”.[6] Arsitek berlisensi apapun juga dapat membuat aplikasi pribadi untuk penghargaan tersebut sebelum 1 November setiap tahun. Pada 1988, Gordon Bunshaft menominasikan dirinya sendiri untuk penghargaan tersebut dan kemudian memenangkannya.[10] Juri, yang setiap tahun terdiri dari lima sampai sembilan “pakar … yang diakui keprofesionalannya dalam bidang arsitektur, bisnis, pendidikan, penerbitan, dan budaya mereka sendiri”, memberikan ketentuan pada awal tahun berikutnya sebelum mengumumkan pemenang pada musim semi. Ketua penghargaan adalah pemenang tahun 2002, Glenn Murcutt; para ketua sebelumnya ialah  J. Carter Brown (1979–2002), Lord Rothschild (2003–2004), dan Lord Palumbo (2005-2015)

Kontroversi

Pada tahun 2013, “Women in Design”, sebuah organisasi pelajar di Harvard Graduate School of Design memulai sebuah petisi atas perantara dari Denise Scott Brown yang meraih pengakuan bersama dengan mitranya, pemenang penghargaan masa lampau Robert Venturi, memajukan sebuah perdebatan yaitu tentang seksisme dalam arsitektur. Menurut The New York Times, petisi tersebut “menimbulkan ketegangan jangka panjang dalam dunia arstitektur soal apakah wanita secara konsisten menyangkali pendirian yang mereka sajikan dalam sebuah bidang dimana penghargaan paling prestisiusnya tak diberikan kepada wanita sampai tahun 2004, saat Zaha Hadid menang.” Meskipun petisi tersebut meraih dukungan internasional dari beberapa penerima masa lampau, juri berkata bahwa ini tak dapat mendatangkan ulang karya dari juri-juri di masa lampau, dalam rangka memahami karya Denise Scott Brown dan Lu Wenyu, keduanya wanita dan juga mitra setara dari pasangan mereka Venturi dan Wang Shu, yang masing-masing menang pada tahun 1991 dan 2002. Scott Brown berkata kepada CNN bahwa “sebagai seorang wanita, ia merasa terkhususkan oleh kalangan elit arsitektur sepanjang kariernya,” dan bahwa “Penghargaan Pritzker berbasis pada junjungan bahwa arsitektur besar adalah karya dari seorang ‘laki-laki pintar penyendiri tunggal’ pada ranah karya kolaboratif.

Penerima

Pemenang pertama Philip Johnson dinyatakan “atas 50 tahun imajinasi dan vitalitas yang dipertubuhkan dalam serangkaian struktur museum, teater, perpustakaan, rumah, taman, dan perusahaan”. Penerima tahun 2004 Zaha Hadid adalah pemenang penghargaan perempuan pertama. Ryue Nishizawa menjadi pemenang termuda pada tahun 2010 di usia 44 tahun. Para mitra dalam arsitektur tahun 2001, Jacques Herzog dan Pierre de Meuron, dan pada 2010, Kazuyo Sejima dan Nishizawa) berbagi penghargaan tersebut. Pada 1988, Gordon Bunshaft dan Oscar Niemeyer keduanya secara terpisah dianugerahi dengan penghargaan tersebut. Pemenang paling terkini, pada 2017, adalah arsitek Spanyol Rafael Aranda, Carme Pigem, dan juga Ramón Vilalta. Ini merupakan pertama kalinya tiga arsitek berbagi penghargaan tersebut.

kami melayani jasa arsitek di seluruh propinsi diantaranya jasa arsitek medanjasa arsitek riaujasa arsitek palembangjasa arsitek lampungjasa arsitek serangjasa arsitek jakartajasa arsitek bandung, jasa arsitekjawabaratjasa arsitek jogjajasa arsitek surabaya dan kota kota besar lainnya.

hubungi kontak kami : wa +6285289614804

Jasa Arsitek Rumah Gratis

Pengertian

Penghargaan Arsitektur Pritzker dianugerahi setiap tahun “untuk menghormati seorang arsitek atau pun para arsitek yang masih hidup yang membangun karya yang menunjukkan kombinasi dari kualitas talenta, visi, dan juga komitmen, yang sudah memproduksi kontribusi konsisten dan signifikan untuk kemanusiaan dan membangun lingkungan melalui seni dan arsitektur.”Didirikan 1979 oleh Jay A. Pritzker dan istrinya Cindy, penghargaan tersebut didanai oleh keluarga Pritzker dan juga disponsori oleh Yayasan Hyatt. Penghargaan tersebut dianggap menjadi salah satu penghargaan arsitektur utama di dunia, dan sering disebut sebagai Penghargaan Nobel dari bidang arsitektur.

penghargaan

Penghargaan tersebut dikatakan dianugerahi “tanpa memandang kebangsaan, ras, golongan, atau ideologi.” Para penerimanya meraih US$100,000, sebuah sertifikat sitasi, dan sejak 1987, sebuah medali perunggu. Rancangan pada medali tersebut terinspirasi dari karya arsitek Louis Sullivan, sementara inskripsi berbahasa Latin-nya di balik medali tersebut—firmitas, utilitas, venustas (Indonesia: kekuatan, fungsi, dan keindahan)—berasal dari arsitek Romawi kuno Vitruvius. Sebelum tahun 1987, sebuah pahatan Henry Moore edisi terbatas menyertai penghargaan uangnya.

Direktur Eksekutif penghargaan tersebut, Martha Thorne,[9] penominasian berasal dari serangkaian orang, yang meliputi Penerima masa lampau, akademisi, kritikus dan lain-lain “dengan keahlian dan peminatan dalam bidang arsitektur”.[6] Arsitek berlisensi apapun juga dapat membuat aplikasi pribadi untuk penghargaan tersebut sebelum 1 November setiap tahun. Pada 1988, Gordon Bunshaft menominasikan dirinya sendiri untuk penghargaan tersebut dan kemudian memenangkannya.[10] Juri, yang setiap tahun terdiri dari lima sampai sembilan “pakar … yang diakui keprofesionalannya dalam bidang arsitektur, bisnis, pendidikan, penerbitan, dan budaya mereka sendiri”, memberikan ketentuan pada awal tahun berikutnya sebelum mengumumkan pemenang pada musim semi. Ketua penghargaan adalah pemenang tahun 2002, Glenn Murcutt; para ketua sebelumnya ialah  J. Carter Brown (1979–2002), Lord Rothschild (2003–2004), dan Lord Palumbo (2005-2015)

Kontroversi

Pada tahun 2013, “Women in Design”, sebuah organisasi pelajar di Harvard Graduate School of Design memulai sebuah petisi atas perantara dari Denise Scott Brown yang meraih pengakuan bersama dengan mitranya, pemenang penghargaan masa lampau Robert Venturi, memajukan sebuah perdebatan yaitu tentang seksisme dalam arsitektur. Menurut The New York Times, petisi tersebut “menimbulkan ketegangan jangka panjang dalam dunia arstitektur soal apakah wanita secara konsisten menyangkali pendirian yang mereka sajikan dalam sebuah bidang dimana penghargaan paling prestisiusnya tak diberikan kepada wanita sampai tahun 2004, saat Zaha Hadid menang.” Meskipun petisi tersebut meraih dukungan internasional dari beberapa penerima masa lampau, juri berkata bahwa ini tak dapat mendatangkan ulang karya dari juri-juri di masa lampau, dalam rangka memahami karya Denise Scott Brown dan Lu Wenyu, keduanya wanita dan juga mitra setara dari pasangan mereka Venturi dan Wang Shu, yang masing-masing menang pada tahun 1991 dan 2002. Scott Brown berkata kepada CNN bahwa “sebagai seorang wanita, ia merasa terkhususkan oleh kalangan elit arsitektur sepanjang kariernya,” dan bahwa “Penghargaan Pritzker berbasis pada junjungan bahwa arsitektur besar adalah karya dari seorang ‘laki-laki pintar penyendiri tunggal’ pada ranah karya kolaboratif.

Penerima

Pemenang pertama Philip Johnson dinyatakan “atas 50 tahun imajinasi dan vitalitas yang dipertubuhkan dalam serangkaian struktur museum, teater, perpustakaan, rumah, taman, dan perusahaan”. Penerima tahun 2004 Zaha Hadid adalah pemenang penghargaan perempuan pertama. Ryue Nishizawa menjadi pemenang termuda pada tahun 2010 di usia 44 tahun. Para mitra dalam arsitektur tahun 2001, Jacques Herzog dan Pierre de Meuron, dan pada 2010, Kazuyo Sejima dan Nishizawa) berbagi penghargaan tersebut. Pada 1988, Gordon Bunshaft dan Oscar Niemeyer keduanya secara terpisah dianugerahi dengan penghargaan tersebut. Pemenang paling terkini, pada 2017, adalah arsitek Spanyol Rafael Aranda, Carme Pigem, dan juga Ramón Vilalta. Ini merupakan pertama kalinya tiga arsitek berbagi penghargaan tersebut.

kami melayani jasa arsitek di seluruh propinsi diantaranya jasa arsitek medanjasa arsitek riaujasa arsitek palembangjasa arsitek lampungjasa arsitek serangjasa arsitek jakartajasa arsitek bandung, jasa arsitekjawabaratjasa arsitek jogjajasa arsitek surabaya dan kota kota besar lainnya.

hubungi kontak kami : wa +6285289614804